Angka yang sangat spesial menurutku. 1994 adalah tahun dimana saya hadir didunia setelah sang Ibu rela mengorbankan nyawanya demi kehadiranku di dunia ini. I don't know what the reason, but I like the number and the year it.

Ago they were a group of kids who learn together in a container, namely "Elementary School". They share the joy together and have a lot of ideals. And when they are growing up, they met again in "Elementary School" it to remember beautiful moments together.

Adventure with "Squat MO.3" which do not have a purpose, but we get a sense of caring and a sense of togetherness. That's what makes us more mature in dealing with life.

Inauguration activities undertaken to get to know one student generation. This activity is carried out by the new students. They wear clothes with variegated and unique.

They are European football players who play in "Camp Nou" and play for the defending Spanish club giants, namely "FC Barcelona". Besides they are strong and powerful, they have a philosophy with the ball so pleasant to watch. This philosophy is called "Tiqui-Taca". You will be hypnotized if you see them do it on the green grass. Visca Barca and Visca Catalunya.

Senin, 04 April 2016

Evolusi Komputer


Teknologi dari masa ke masa semakin pesat perkembangannya. Banyak manusia yang berlomba-lomba untuk menciptakan beraneka ragam teknologi yang baru. Begitu juga perkembangan teknologi pada evolusi sebuah komputer. Berikut ini merupakan perkembangan pada Evolusi Komputer.


KOMPUTER GENERASI PERTAMA (1940 - 1950)


Komputer generasi pertama awal tercinptanya komputer ini adalah akibat adanya perang dunia ke dua. berawal dari ilmuwan yang berasal dari jerman bernama Konrad Zuse, menciptakan sebuah komputer yang diberi nama dengan "K3" yang didesain khusus untuk membuat pesawat dan peluru kendali yang ada pada pesawat tersebut. dan tidak lama kemudian ilmuwan yang berasal dari inggris yang bertujuan untuk memecahkan kode-kode sandi dari tentara jerman sehingga membuat sekutu menjadi menang akan jerman, komputer generasi ini desebut dengan Colossus.
Komputer Generasi Pertama menggunakan beberapa tabung vakum yang besar dan kompleks seperti crystal diodes, relays, resistors, dan capacitors yang membutuhkan daya listrik sebesar 150 kilowatt. ENIAC atau Electronic Numerical Integrator And Computer sudah berbentuk digital akan tetapi belom menggunakan bentuk kode biner sebegai prosesnya.


KOMPUTER GENERASI KEDUA (1955-1960)
Komputer Generasi Kedua mencul pada tahun 1960-an , kemudian mulailah muncul komputer yang dapat digunakan untuk bisnis, pemerintahan maupuin di universitas, komputer ini memiliki komponen yang dapat disamakan dengan komputer pada saat ini : seperti printer, memory, sistem operasi, penyimpanan dalam disket, dan program. komputer ini juga merupakan komputer yang sepenuhnya menggunakan transistor. Salah satu contoh komputernya adalah 1401 yang hampir digunakan di seluruh bisnis-bisnis di tahun 1965 dan digunakan untuk mengolah informasi keuangan.
Bahasa pemrograman dan program yang ada dalam komputer ini memberikan kemudahan dan juga meningkatkan kinerja bagi para pengguna bisnis dengan harga yang seimbang. Dengan konsep ini komputer dapat mencetak faktur pembelian konsumen dan kemudian menjalankan desain produk selain itu bisa menghitung daftar gaji. sehingga pada saat itu munculah bahasa - bahasa pemrograman yang kita ketahui sekarang, seperti COBOL dan juga FORTRAN.


KOMPUTER GENERASI KETIGA (1965 - 1971)
Komputer pada generasi ini sudah banyak terjadi peningkatan sangat pesat, diantaranya adalah kapasitas penyimpanan yang lebih besar, program serbaguna yang mengerjakan tugas-tugas secara otomatis yang sebelumnya dikerjakan oleh manusia. dan pada generasi ini sudah mulai menggunakan Integrated Circuit (IC) yang membuat ukuran komputer semakin mengecil sehingga sudah nyaman dan bersahabat sekali untuk digunakan.
Spesifikasi komputer generasi ini juga semakin lebih baik dari generasi sebulumnya. semua itu ditandai dengan adanya penggunaan IC, lalu juga sudah mempunya I/O lebih fleksibel dan ukuran komputer yang semakin mengecil hingga membuat semakin pengguna nyaman dalam menggunakannya dan juga mempunyai bahasa pemrograman tingkat tinggi yang lebih luas.

KOMPUTER GENERASI KEEMPAT (1971-1980)

Komputer generasi keempat merupakan kelanjutan dari generasi III. Bedanya bahwa IC pada generasi IV lebih kompleks dan terintegrasi. Sejak tahun 1970 ada dua perkembangan yang dianggap sebagai komputer generasi IV. Pertama, penggunaan Large Scale Integration (LSI) yang disebut juga dengan nama Bipolar Large Large Scale Integration. LSI merupakan pemadatan beribu-ribu IC yang dijadikan satu dalam sebuah keping IC yang disebut chip. Istilah chip digunakan untuk menunjukkan suatu lempengan persegi empat yang memuat rangkaian terpadu IC. LSI kemudian dikembangkan menjadi Very Large Scale Integration (VLSI) yang dapat menampung puluhan ribu hingga ratusan ribu IC. Selanjutnya dikembangkannya komputer mikro yang menggunakan mikroprosesor dan semikonduktor yang berbentuk chip untuk memori komputer internal sementara generasi sebelumnya menggunakan magnetic core storage.


KOMPUTER GENERASI KELIMA (1980-SEKARANG)


Akhir tahun 1980, IBM memutuskan untuk membangun sebuha komputer personal(PC) secara massal, yang pada tanggal 12 Agustus 1981 menjadi sebuah standar komputer PC, dan pada akhirnya hingga saat ini PC dikenal dengan nama standar IBM-PC. Prosesor yang digunakan adalah 8088/8086 yang menjadi standar komputer saat ini, menggunakan basis proses 16 bit persatuan waktu. dengan lahirnya komputer generasi kelima ini, IBM bekerja sama dengan Microsoft untuk mengembangkan software di dalamnya. hingga saat ini microsoft mendominasi kebutuhan software di dunia PC.
Pada generasi kelima ini, telah dilakukan pengembangan dengan apa yang dinamakan Josephson Junction, teknologi yang akan menggantikan chip yang mempunyai kemampuan memproses trilyunan operasi perdetik sementara teknologi chip hanya mampu memproses miliaran operasi perdetik, Komputer pada generasi ini akan dapat menerjemahkan bahasa manusia, manusia dapat langsung bercakap-cakap dengan komputer serta adanya penghematan energi komputer. sifat luar biasa ini disebut sebagai "Artificial Intelligence", selain itu juga berbasis Graphic User Interface (GUI), multimedia, dan multikomunikasi.

Senin, 30 November 2015

Aplikasi Traffic Jaringan

1.         Pendahuluan
Pada jaringan LAN (Local Area Network) terdapat beberapa komputer yang saling terhubung ke network. Setiap komputer mempunyai daya komputasi sendiri dan juga dapat mengakses resource yang ada di LAN seperti, data ataupun perangkat. Dan pada saat jaringan lambat kita harus tahu apa penyebab lambatnya jaringan. Dan itulah salah satu gunanya monitoring jaringan.

Monitoring jaringan merupakan salah satu bagian dalam manajemen jaringan dimana monitoring berfungsi untuk mengevaluasi peforma dan untuk melihat efisiensi dan stabilitas operasional. Analisa dan monitoring trafik diperlukan untuk meningkatkan kualitas layanan jaringan dengan penggunaan analisa statistik untuk memperoleh karakteristik trafik. Statistik ini menggambarkan tentang kualitas layanan dan trafik jaringan. Karena adanya keragaman kebutuhan bandwidth oleh arus trafik yang dihasilkan dari aplikasi berbeda.

Kenapa penulis melakukan monitoring jaringan pada kos kuning, karena di kos kuning tersebut trafik data yang terjadi cukup padat dimana terdapat 14 user dan juga di kos tersebutlah penulis tinggal. Penulis ingin melihat bagaimana kinerja dari jaringan yang ada. Dan situs yang akan dicoba adalah www.kaskus.us, karena situs tersebut yang rutin penulis kunjungi setiap harinya dan merupakan situs kebanggaan indonesia. Percobaan dilakukan pada jam 17.00 dimana lalu lintas data cukup padat.

Pada percobaan ini monitoring trafik jaringan menggunakan PING (Packet Internet Gopher) yang digunakan untuk menguji kemampuan sebuah host berkomunikasi atau mengirim data ke luar. Perintah dari ping ini akan nenunjukkan jumlah data yang hilang sewaktu berkomunikasi dan time to live (TTL). Dan juga kita melihat  Round Trip Time (RTT), yaitu waktu yang diperlukan oleh suatu sinyal atau paket data untuk berjalan dari sumber ke tujuan dan kembali lagi ke sumber. Waktu yang sedikit berarti trafik bagus.

Dengan menggunakan data yang didapat dari ping kemudian dicari nilai PDF (Probability Density Function) yang menyatakan nilai kemungkinan dari setiap kejadian dan nilai CDF (Cumulative Density Function) yang menjumlahkan nilai kemungkinan sampai suatu kejadian tertentu, setelah itu dari hasilnya maka akan didapat informasi mengenai kinerja dari jaringan dan tentang prediksi yang berhubungan dengan kinerja jaringan tersebut.

Pada paper ini saya akan menjeaskan tentang Ping dan pengambilan data dengan PDF dan CDF pada bab 2. Selanjutnya di bab 3 saya akan melihatkan hasil dan kemudian analisanya dan dilanjutkan dengan kesimpulan pada bab 4.

2.         Metode
Sebelum kita melihat bagaimana metode monitoring trafik jaringan pada LAN kos kuning maka kita harus tahu dulu sebelumnya bagaimana topologi jaringannya.

Pada gambar diatas terlihat bagaimana topologi dari jaringan kos kuning dimana kita menggunakan kabel UTP dengan transmisi data digital hingga 100 megabit per detik, Frequensi up to 100Mhz dan dengan konektor RJ 45. Terdapat 14 user aktif pada jaringan kos kuning.

2.1     Ping
Ping merupakan utilitas untuk memeriksa konektivitas antar jaringan melalui sebuah protokol TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) dengan cara mengirim sebuah paket ICMP (Internet Control Message Protocol) kepada alamat ip yang hendak di uji konektivitasnya. Ping yang bagus akan menampilkan pesan reply pada layar monitor dan jika Request Time Out berarti tidak ada konektivitas yang terjadi. Kualitas jaringan dinilai berdasarkan waktu pergi dan pulangnya paket dan jumlah paket yang hilang. Jika keduanya memiliki nilai yang semakin kecil maka trafik akan dinilai bagus.

Contoh penggunaan ping:
·      ping localhost atau 127.0.0.1 (untuk menguji konfigurasi network host)
·      ping 202.150.226.1 (menguji hubungan dari localhost ke host luar)
·      ping www.yahoo.com (menguji hubungan localhost ke host yahoo)
·      ping 202.150.226.1 -a (mendapatkan domain name host luar berdasarkan IP Address)
·      ping 202.150.226.1 -t (ping terus menerus, menghentikanya dengan Ctrl-C)
·      ping 202.150.226.1 -n 10 (ping host sebanyak 10 kali – n=number)
·      ping 202.150.226.1 -l 1000 (ping host dengan data sebanyak 1000 bytes)

Pada paper ini langkah pertama dalam monitoring jaringan menggunakan ping adalah dengan melihat respon time ke situs tertentu terhadap ukuran paket loopback yang berbeda-beda. Dengan melakukan perintah ping ke situs target dengan jumlah 10 iterasi dan ukuran paket icmp mulai dari minimal misalnya 8 byte sampai dengan ukuran maksimal hingga nilai respon time tak terdefinisi atau terjadi “RTO (request time out)”. Contohnya : "Ping www.kaskus.us –n 10 –l 32 –i 225”, yaitu perintah ping ke website kaskus dengan ukuran file icmp 32 byte iterasi 10 kali dan TTL 225. Dan ping akan dilakukan terus menerus hingga terjadi RTO, setelah itu barulah berhenti dan kemudian datanya dijadikan ke grafik agar lebih mudah dibandingkan dan dari grafik tersebut akan terlihat bagaimana respon time ke situs tersebut dengan ukuran paket loopback yang berbeda-beda.

Langkah kedua adalah melihat pengaruh besarnya paket terhadap RTT dalam rentang waktu tertentu. Dengan mekukan perintah ping ke situs yang sama dengan yang sebelumnya tetapi dengan iterasi sebanyak 1000 kali dan ukuran file yang berbeda, kita ambil contoh, yaitu 128B, 512B, dan 1000B. Kemudian dari data yang didapat dijadikan kedalam bentuk grafik yang kemudian dilihat dan dibandingkan nilai RTTnya.

2.2     PDF dan CDF
Langkah selanjutnya adalah dengan melakukan analisa statistik. Data yang telah didapat tadi akan diolah dan dicari nilai PDF dan CDFnya. Nilai PDF dan CDF tersebut akan membantu kita dalam menarik kesimpulan yang menunjukkan keadaan sesungguhnya. Analisa statistik ini akan membuat kita dapat lebih mudah melihat gambaran karakteristik dari kinerja jaringan.

2.2.1        PDF (Probability Density Function)
Fungsi kepadatan probabilitas atau probability density function menyatakan nilai probabilitas dari setiap keajadian X dan dituliskan dengan p(X). Contoh pada kasus kita ini adalah dimana X merupakan tiap-tiap ukuran paket data dari data pada langkah sebelumnya, dengan RTT range 25 ms. Caranya, nilai RTT terkecil kemudian tambahkan 25 ms itu jadi range pertama, dan lanjutkan sampai data RTT terbesar masuk dalam range terakhir. Nilai PDF akan menampilkan kemungkinan jumlah data dalam range. Nilai semua kemungkinan adalah 1. Jadi, jika nilai kemungkinan atau probabilitas suatu range semakin tinggi maka jumlah data pada range tersebut semakin besar

2.2.2        CDF (Cumulative Density Function)
Fungsi kepadatan kumulatif atau Cumulative Density Function adalah fungsi yang menjumlahkan nilai kemungkinan sampai suatu kejadian tertentu (1). Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya jumlah nilai kemungkinan adalah 1.

3.         Hasil dan analisa

3.1     Respon time ke situs kaskus dengan ukuran paket loopback yang berbeda-beda dengan jumlah 10 iterasi dari masing – masing paket data.

Idealnya semakin besar paket data maka semakin besar RTTnya, tetapi dari Gambar 3.1. diatas kita tidak dapat mengatakan semakin tinggi paket data maka semakin besar rata – rata RTTnya karena dari grafik nilainya turun naik. Hal ini terjadi karena pada saat pengetesan data kemungkinan trafik data pada jaringan lagi tinggi sehingga walaupun paket datanya kecil tetapi trafik pada jaringan itu sendiri tinggi maka nilai RTTnya akan besar dan bisa saja pada saat pengetesan paket data yang berukuran besar trafik pada jaringan rendah oleh karena itu nilai RTTnya juga akan rendah.

3.2     Melihat pengaruh besarnya paket terhadap RTT dalam rentang waktu tertentu



Pada grafik diatas sumbu X merupakan urutan paket data, jadi karena jumlah iterasinya 1000 maka urutan paket datanya adalah dari 1 sampai dengan 1000. Urutan paket data ini kita asumsikan sebagai domain waktu. Dan sumbu Y merupakan RTT.
Pada Gambar 3.2 terlihat bahwa trafik semakin tinggi ketika berada pada urutan ke 599 sampai dengan 1000. Dan terjadi lonjakan tertinggi pada saat itu dengan RTT mencapai 1200 ms. Lain halnya dengan Gambar 3.3. dan 3.4 tidak ada lonjakan yang begitu signifikan.
Jika perbandingannya merupakan RTT dan waktu maka tidak ada kondisi ideal. Karena bisa jadi seperti yang sebelumnya telah dijelaskan bahwa trafik pada jaringan bisa tiba – tiba tinggi ataupun rendah tergantung dari user.

3.3     Analisa Statistik

3.3.1    Grafik Kemunculan
·      128 byte

·      512 byte

·      1000 byte

Pada grafik kemunculan Gambar 3.5. terlihat pada range pertama yaitu 57 – 81 mucul sebanyak sekitar 600 kali dan semakin tinggi RTTnya semakin jarang mucul. Dengan melihat hal tersebut dapat bisa dibilang trafik jaringan berada dalam keadaan bagus dengan lebih dari 50% RTTnya berkisaran 57 ms – 81 ms. Dan kejadian yang hampir sama pada Gambar 3.6.dan 3.7. 

3.3.2    Grafik PDF
·      128 byte

·      512 byte

·      1000 byte

Seperti teori yang telah dijelaskan sebelumnya pada bab 2 mengenai PDF bahwa, nilai PDF akan menampilkan kemungkinan jumlah data dalam range. Nilai semua kemungkinan adalah 1. Jadi, jika nilai kemungkinan atau probabilitas suatu range semakin tinggi atau mendekati 1 maka jumlah data pada range tersebut semakin besar. Pada Gambar 3.8. , 3.9.dan 3.10. terlihat bahwa jumlah data yang terbanyak adalah yang berada pada range terkecil disetiap masing – masing grafik.

3.3.2    Grafik PDF
·    128 byte

·         512 byte

·         1000 byte

CDF menjumlahkan nilai kemungkinan sampai suatu kejadian tertentu, dalam hal ini adalah 1. Jadi kebalikan dari pdf jika pada pdf bahwa yang mendekati 1 memiliki jumlah data yang terbanyak maka pada cdf terbalik. Seperti yang sebelumnya, padaGambar 3.11. , 3.12. dan 3.13. bahwa jumlah data yang terbanyak adalah range yang terkecil pada masing – masing grafik. Dan dan pada ketiga grafik tersebut nilai range yang terkecil berkisar pada 0.5 dan 0.6.

4.         Kesimpulan
·         Trafik dan kinerja dari jaringan kos kuning dan server dari website kaskus berada dalam keadaan bagus, dimana selain RTT yang kecil juga karena packet loss hanya sedikit bahkan sangat sedikit karena dari 1000 kurang dari 10 paket yang hilang.
·        Analisa RTT sangat tergantung keadaan jaringan - termasuk salah satunya adalah besarnya bandwidth dan waktu memproses paket. bila kita uji waktu respon ping pada jaringan yang luang (kosong) dan memiliki bandwidth cukup besar - maka perubahan respon RTT yang didapat memang tidak/kurang signifikan. 



 sumber: http://luzosan.blogspot.co.id/2012/08/monitoring-trafik-jaringan-pada-lan.html