Sabtu, 22 Juni 2013

Stop Tawuran !!


            Mendengar kata “Tawuran” memang sudah menjadi hal yang biasa didengar di kalangan masyarakat. Ironisnya adalah mereka yang terlibat didalamnya bukanlah dari kalangan manusia yang tidak berpendidikan, seperti halnya preman-preman, antar geng dan antar kampung yang mengedepankan kekuasaan. Tawuran sudah menjadi budaya seorang pelajar dan mahasiswa yang notabenenya adalah manusia-manusia berpendidikan. Tak ada kata lain yang tak bisa diucapkan selain kata “Ironis”.



     Entah apa yang ada dibenak mereka semua yang ‘katanya’ adalah seorang yang berpendidikan, generasi penerus nusa dan bangsa. Sangat disayangkan ketika melihat tragedi ini yang bukanlah hanya kedua belah pihak saja yang rugi lantaran banyak memakan korban jiwa, masyarakat sekitar pun yang sedang melakukan rutinitas sehari-harinya dan sedang di lokasi terjadinya tawuran akan terkena imbasnya. Banyak pertumpahan darah yang mereka pertaruhkan, mestinya hal itu sangat dibilang tidak wajar dan tidak masuk akal. Banyak korban saling berjatuhan, terluka parah dan bahkan kematian.














         “Stop tawuran!! Stop kekerasan!! Cintailah kedamaian!!”. Mungkin itulah hal yang pantas dikatakan atas tragedi tawuran. Masih banyak hal yang harus kita jalani kedepannya yang bisa bermanfaat untuk diri sendiri dan orang lain. Penerus bangsa ini adalah kita semua wahai para pemuda-pemudi bangsa. Perjalanan kita masih sangat panjang dan sangatlah disayangkan jika hanyalah berbuat hal yang negatif. Banyak hal positif yang harusnya kita perbuat sebagai seorang pelajar dan mahasiswa yang berpendidikan tinggi. Sebagai seorang pelajar dan mahasiswa, marilah kita sama-sama menciptakan hal yang positif. Persaingan akan menjadi indah ketika persaingan itu menciptakan sesuatu hal yang positif, seperti halnya membuat penemuan-penemuan baru (bereksperimen) untuk menciptakan sesuatu hal yang berguna, perlombaan uji kreatif antar pelajar sekolah, mengadakan bakti sosial, dll. Percayalah bahwa kedamaian itu sangatlah indah. Jadi, marilah kita semua berdamai dan bersatu untuk menjadi generasi penerus bangsa yang baik untuk nusa, bangsa dan negara.



2 komentar: