Selasa, 19 April 2016

Apa Itu DNS Server ?



DNS (Domain Name System atau ada yang menyebut Domain Name Service) merupakan sebuah sistem yang menerjemahkan alamat sebuah domain menjadi IP address. Contohnya seperti pada alamat sebuah IP dari facebook.com yang bernomorkan IP 173.252.120.6. Tanpa DNS, komputer tidak akan tahu berapa alamat yang digunakan oleh facebook ataupun website yang lainnya. Jika alamat IP tidak diketahui, maka tidak akan terjadi koneksi antara mereka.

Pada jaringan internetworking, setiap komputer di dunia akan saling berhubungan dengan menggunakan IP address. Sebenarnya komputer kita gunakan tidak benar-benar menganggapnya sebagai facebook.com ketika kita mengakses website tersebut, melainkan sebagai 173.252.120.6 yang mana nomor tersebut merupakan IP / alamat asli dari facebook. Jika kita menuliskan nomor IP / alamat tersebut pada browser, maka akan tampil halaman facebook.

Keberadaan DNS sangatlah penting sekali, mengingat kita mesti menghafal alamat IP dari facebook untuk bisa mengaksesnya jikalau tidak ada DNS. Akan terasa mudah menghafal alamat dari sebuah webstite saja, tetapi kalau harus menghafal banyak dari setiap nomor website yang lainnya, itu akan menjadi kendala yang besar bagi kita. DNS hadir untuk membantu meringankan kesulitan tersebut. Jadi tidak perlu lagi menghafal angka-angka nomor alamat tersebut. Kita hanya perlu menghafal nama domainnya saja, yang lebih mudah dihafal dibanding IP address.

DNS Server
DNS server merupakan server yang melayani permintaan client untuk mengetahui alamat yang digunakan oleh sebuah domain. Misalnya ketika kita ingin mengakses facebook.com, server DNS akan mencari alamat dari facebook agar komputer kita dapat terhubung dengan facebook. Untuk menggunakan DNS Server, kita harus memasukan alamat dari server tersebut dalam pengaturan IP address di komputer kita. Biasanya provider-provider penyediaan jasa internet sudah menyediakan alamat dari DNS server yang bisa digunakan. Jika menggunakan router, maka akan tetap bisa membuat DNS server sendiri, kemudian alamat dari router tersebut bisa digunakan sebagai DNS di komputer. Namun, yang tetap berperan dalam pencarian alamat IP tetaplah DNS server yang dimiliki oleh provider.

Cache DNS akan dilakukan ketika alamat IP dari sebuah website sudah bisa diketahui. Ketika komputer kita sudah mengetahui alamat dari sebuah website, komputer kita akan mengingatnya. Sehingga jika ingin mengaksesnya kembali, tidak perlu lagi melakukan pencarian alamat IP website tersebut.

0 komentar:

Posting Komentar